Annisa Laksmi Wardani

*Stase forensik di Klaten, lagi tiduran di kamar asrama bareng Nisa sama Kak Dipus*
Nisa: *membacakan berita kemenangan UGM di IMO*
Me: Omaygat, keren banget ngga sih Nis? They do something big, and look at me… tiduran ngga jelas di asrama koas *meratapi nasib*
Nisa: Tenang, Tin. Mau sehebat apapun mereka, kalau masuk stase forensik mereka akan sama kaya kita, tiduran di asrama koas sambil nunggu panggilan. (damn true)
______

*masih di setting yang sama*
Nisa: Tau ngga sih, Tin, kemampuan Bahasa Jawa-ku tu kurang banget. Sampai-sampai waktu zaman SD kan ujiannya disuruh pidato, aku cuma ngehafalin teksnya tanpa tau maknanya.
Me: hah sumpah? Gurumu ngga curiga?
Nisa: Ngga, malah guruku memuji kemampuan pidatoku, padahal kalau disuruh ngomong yang lain atau ngartiin aja aku ngga bisa. Se-parah-itu.
______

*masih dengan topik yang sama*
Nisa: …padahal eyangku itu memegang erat budaya Jawa tapi cucunya ngga ada yang bisa Bahasa Jawa.
Me: *literally burst out laughing because she sounded like Dodit Mulyanto*
Nisa: Waktu ulangan pas SD, kan disuruh nyocokin di kolom kiri ada kalimat, terus jawabannya di kolom kanan. Terus di pilihannya itu ada “dipupuri” sama “disaponi“. Saking ngga taunya aku, soal “Sirahe adik ….” tak jawab “disaponi” coba Tin.
Me: *literally couldn’t stop laughing*
______

*masih di setting yang sama, habis ngomongin pasien yang mutism dan retardasi mental (ngga bisa baca tulis padahal berdasarkan usianya harusnya udah bisa)*
Nisa: …eh tau ngga sih dulu epic banget pas aku SD, ada anak pindahan gitu. Kan itu aku di kelas 3, tapi si anak pindahan ini baca sama tulis aja kesusahan. Sama disuruh berhitung gitu susah banget. Pokonya kasihan banget…
Me: lah? Itu gurunya ngga tau Nis? Kok bisa separah itu?
Nisa: Nah, terus suatu hari guruku masuk dan memanggil anak pindahan tadi dan berkata, “Maaf ya ternyata anak ini salah masuk kelas, harusnya dia masih kelas 1”
Me: *dying laughing*
______

Annisa L. Wardani atau biasa dipanggil Nisa, dan nama bekennya “Nisakoi” adalah putri konsulen yang selalu ketakutan kalau identitas aslinya ketahuan, adalah perempuan yang diam-diam menyimpan segudang cerita lucu tentang hidupnya. Perempuan yang merasa masih ingin sendiri dan ngga peduli dengan predikat “jomblo kongenital” yang disandangnya. Perempuan dengan insecurity level 9.25/10 dan baper level 10/10. Nisa selalu main games kapanpun dan dimanapun, dan selalu menyebut dirinya sendiri “autis”. Selalu meracuni kami-kami dengan webtoons yang dibacanya. Selalu berfikir out of the box. Selalu ngga percaya akan kemampuannya sendiri, biasa… merendah untuk meroket :p ngga ding, Nisa hanya butuh pengakuan kalau dia itu memang bisa.

Karena nomor urut kami berada di bawah, jadi kami sering jadi satu kelompok. Tapi baru di forensik aku merasakan kekoplakan Nisa. She’s hilarious! Dan dibalik ke-autis-annya, dibalik cerita-ceritanya yang lucu, terdapat Annisa yang berhati lembut dan sensitif. Itulah kenapa dia selalu paling pertama baper kalau ada apa-apa, dan aku yang paling ngga kerasa apa-apa (duh). Jadinya kami berdua sering ngga sinkron, dianya udah baper, akunya masih melenggang dengan tenang (huhuhu maafin aku, Nis). Dia baru bisa tenang setelah bercerita ke semua orang (literally, dan diulang-ulang hahaha), dan karena level kebaperan di kelompok kami itu ngga sama, yang paling tinggi adalah Nisa, makanya sama anak-anak kelompok sering dibilang, “Lebay ah, Nis.”

“Sebenernya namaku itu L-nya bukan Laksmi, tapi Lebay. Annisa Lebay Wardani.” Celetuk Nisa kalau habis dikomentarin lebay sama anak-anak kelompok.

Meskipun banyak drama, tapi aku tetep sayang sama Nisa kok :”) *btw obrolan di atas terjadi sambil Nisa main games, dan menatap mataku hanya ketika gamesnya udah selesai atau baru loading*

One thought on “Annisa Laksmi Wardani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s