“when you’re sad but you can’t express it with anything, not even tears, it is your saddest point.”

 

This. is. horrible.

Advertisements

You can’t control people, whoever he/she is.

The only thing that makes you and your partner walk in synergy is the same vision. No matter how big the differences are between you two, no matter how huge your ego are. And, actually, there is something can strengthen your steps, it is love.

Without it, there is no tolerance, no flexibility, no hold backs, no motivation. And without it, there’s no fun on the way to your destination.

Radiologi

Terlalu banyak yang harus dikerjakan, terlalu banyak yang harus diselesaikan, tapi tenaga dan waktu yang dimiliki terlalu sedikit. :(

Radiologi katanya stase selo. Lagi-lagi over-ekspektasi dari kata ‘selo’. Mungkin benar, “selo”, tapi sengsoro lan nelongso (sengsara dan merana). Sempet mikir kayanya kelompok koas 15106 kudu sering sedekah dan pengajian ke panti asuhan, biar agak berkah gitu (hm). Isinya week 1 Radiologi cuma biko dan cari kasus. Setiap hari masuk jam 8, pulang jam 15. Ngga ada jaga malam, adanya jaga untuk cari kasus laporan pagi, dari jam 15-18. Tapi capeknya kok sama ya kaya stase THT (ha ha ha). Senengnya adalah ngga ada stase luar kota, jadi full 4 minggu di RSS.

Week 1 ini malah sakit flu :( jadinya ngga semangat belajar, ngga semangat cari kasus, ngga semangat untuk main. Tapi masih semangat buat nonton The Return of Superman ding! :p

Setiap hari minum obat flu, setiap hari bawa tissue (atau minta Hanan Mbul, he he thank you!). Sedih, ngga bisa semangat.

“Beb kamu kenapa sakit terus? Ngga bisa jauh dari Yudhanto ya?”

Indeed!

Well, semoga stase ini menyenangkan, meskipun ngga se-selo yang dibayangkan. Xoxo~

Opposites DO Attract

Image

He’s too serious to handle and see things in life, in most of aspects in life, and to his eyes life is hard and tough. His threshold of humour is a bit high. He solves problems in a different way (compared to me), he chooses a safe way. He is wiser than men in his age. He’s kind, too kind.

And he met me, a girl with an opposite personality to him. I am always in a laughing mode, almost 24/7 (sometimes I laugh more than I should). Life, for me, is fun and an interesting adventure with so many good deeds ahead. I am a very emotional person, drama queen, and so very childish. And I’m not that kind.

We’re so different. But, knowing the fact that so many differences between us, he can hold his anger and negative emotions and all for the sake of us. He chose to forgive and try harder, he chose to be better and made me to do the same. The only thing that sticks us together is love, and without love, it is a predicted-goodbye.

And I thank you for sticking with me.

Taukah Kamu?

Mengorek kotoran telinga dengan cotton bud itu sebenarnya tidak baik.

Telinga.
Telinga dibagi menjadi 3 bagian, yaitu telinga luar (outter), tengah (middle) dan dalam (inner). Kotoran telinga (serumen), dihasilkan di bagian telinga luar.

Image - Anatomy of the Ear(1)

Telinga luar terdiri dari daun telinga (auricle/pinna) dan liang telinga (meatus acusticus externus) hingga gendang telinga (eardrum/membrana timpani). Sepertiga luar dari liang telinga disusun oleh tulang rawan dan terdapat banyak kelenjar serumen (yang menghasilkan kotoran telinga) dan kelenjar keringat. Sedangkan dua pertiga bagian dalam liang telinga terdiri dari tulang dan sangat sedikit kelenjar serumen.

Kotoran Telinga.
Kotoran telinga (serumen/earwax) terdiri dari lemak (lipid), karbohidrat, protein, lysozyme, immunoglobulin, dan komponen utamanya adalah keratin. Namun pada beberapa orang, ada yang kandungan lemaknya lebih banyak sehingga serumennya lebih empuk/lembek, sedangkan pada orang yang kandungan karbohidratnya lebih banyak, serumennya lebih padat. Serumen sebenarnya adalah bentuk pertahanan tubuh dari mikroorganisme atau hewan yang bisa mengakibatkan kerusakan di telinga tengah atau dalam. Fungsi proteksi dari serumen:

  1. Bau
    Bau Serumen tidak disenangi oleh serangga, sehingga menghalangi masuknya beberapa jenis serangga ke dalam liang telinga.
  2. Struktur
    Struktur serumen yang lembek (karena terdiri dari lemak), menyebabkan terjebaknya partikel debu atau partikel kecil lainnya di liang telinga. Sehingga telinga bagian tengah dan dalam terlindungi.
  3. pH
    Kandungan asam lemak di dalam serumen menyebabkan pH serumen asam, berkisar antara 4-5. Mikroorganisme banyak yang tidak tahan asam, sehingga sudah mati sebelum masuk lebih dalam lagi.
  4. Kelembaban
    Kelembaban sangatlah penting di liang telinga. Kalau terlalu kering (biasanya terjadi pada orang tua), bisa menyebabkan keluhan gatal. Hal tersebut sama dengan yang terjadi di kulit kita, kalau kering akan terasa gatal.
  5. Kandungan
    Lisosim (lysozyme) adalah anti bakteri yang dapat merusak dinding sel bakteri.

Pada hakikatnya, serumen ini bisa keluar sendiri dari liang telinga melalui gerakan rahang (mengunyah, berbicara). Hal ini terbukti saat kita selesai mandi, lalu kita usapkan handuk ke liang telinga, kita bisa melihat serumen kekuningan di handuk.

Nah, dengan penggunaan cotton bud, nantinya ada sebagian serumen yang terdorong ke dalam. Padahal, di bagian yang lebih dalam dari 1/3 luar liang telinga hanya sedikit teradapat kelenjar seruminosa, sehingga menyebabkan serumen mengeras dan sangat susah diambil. Selain itu, kalau sudah di 2/3 dalam liang telinga, gerakan rahang tidak terlalu bisa mengeluarkan serumen dari liang telinga. Alhasil serumennya tertumpuk di 2/3 dalam liang telinga dan mengeras di sana.

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk membersihkan telinga?

  1. Jangan Membersihkan Sendiri
    Meskipun dengan cotton bud, atau ear prick, atau lidi, tetap jangan. Yang ditakutkan dari penggunaan cotton bud adalah nanti serumennya terdorong ke dalam. Dan kalau dengan lidi atau ear prick, nanti bisa melukai liang telinga dan jadi tempat masuknya mikroorganisme (infeksi). Solusinya adalah datang saja ke pelayanan kesehatan terdekat untuk rutin membersihkan telinga setiap 6 bulan sekali. Bagi ibu-ibu yang anaknya masih kecil, tidak perlu takut membawa anaknya ke pelayanan kesehatan. Takut anaknya rewel, atau menangis di dalam ruang periksa. Prosedur ini hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk membersihkan kedua telinga. Nangis sebentar tidak apa-apa, ketimbang harus mengobati nantinya. ;)
  2. Bersihkan yang Terlihat Saja
    Kalau ada serumen yang tampak, boleh diusap dengan tissue atau handuk. Tapi jangan dikorek-korek sampai dalam, nanti tidak ada bedanya dengan penggunaan cotton bud.
  3. Tidak Perlu Minta Temannya Membersihkan
    Ya, kecuali kalau teman yang diminta membersihkan serumen Anda adalah petugas pelayanan kesehatan. Kalau bukan, sebaiknya jangan. Serahkan pada ahlinya. ;)

Terlihat sepele memang, membersihkan kotoran telinga. Tapi bahkan membersihkannya pun ada ilmunya. Dan perlu diingat, bahwa kotoran telinga pun ada fungsinya, ada manfaatnya. Jadi betul, ‘kan, kalau di dunia ini ngga ada yang sia-sia? Ngga ada yang terbuang percuma? :)

Semoga bermanfaat dan tetap sehat! ;)

photo1
photo2