Stase 5: THT

Sekarang lagi stase THT, 4 minggu. Setelah libur 1 bulan dan pseudoholiday (KKN) 2 bulan. Lumayan bersemangat buat kembali ketemu pasien, tapi lumayan stres juga. Setelah 3 bulan ngga nyentuh apapun tentang kedokteran, sekarang kembali lagi sama nama-nama latin, anatomi, fisiologi, etiologi, patogenesis, farmakologi. Kembali lagi seragaman jas putih. Kembali lagi kerjarodi dari jam 7 pagi sampai 5 sore, atau kalau jaga bangsal ya jam 7 pagi sampai 7 pagi esok harinya.

FullSizeRender 3
Elevator selfie. :”) Numpuk-numpuk kaya ikan teri :”(

THT mitosnya sih selo. Tapi ngga tau kenapa kelompok koas kami ngga merasa THT ini selo. Ya meskipun kalau koas di RSS adanya cuma menyatu dengan tembok sih, soalnya kami cuma boleh pandang (ngga boleh melakukan tindakan). Capek berdiri sih kalau ngga ide buat cari tau ke residen jaga tentang kasus pasien. Kalau lagi ngga bejo ya pasiennya banyak tapi residennya ngga sempat ngajarin. :(

Tapi waktu perkenalan sama Dosen Pembimbing Klinik (DPK), rasanya termotivasi dan bangkit lagi. Padahal yang disampaikan oleh beliau hanya mengulang apa yang udah kita ketahui. Tapi rasanya ngena banget, bikin semangat belajar, bikin semangat untuk bisa. :)

‘Iqra’ (bacalah) denqan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah Menciptakan manusia dari segumpal darah. Iqra’ (bacalah), dan Tuhanmu lah yang Paling Pemurah, sang Mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa sang tidak diketahuinya. (Q. Al ‘Alaq: 1-5)

dr. Agus Surono, Sp. THT-KL mengingatkan tentang ayat Al-Quran di atas. Bacalah. Males kan pasti? Tapi kalau dipikir-pikir, kita cuma tinggal baca dan memahami, ngga perlu mengalami dan meneliti, kenapa males? Toh kita cuma tinggal duduk manis dan baca sambil sruput-sruput kopi di cafe yang kece.

Berikan ilmu dan kebaikan untuk orang lain dan merasa senanglah ketika kamu bisa memberi. – dr. Agus Surono, Sp. THT-KL

Berbahagialah ketika bisa membantu orang lain. :”)

Berat memang hidupnya dek koas. Tapi worth it kok, insya Allaah. Niatkan untuk kebaikan orang banyak, niatkan untuk membantu saudara-saudara kita, niatkan untuk ibadah. Bismillaahirrahmanirrahim.

Semangat! Jangan mengeluh :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s