Rabu Sendu

“Tin, Bu Hariyanti guru Bahasa Indonesia kita meninggal. Besok mau ikut layat enggak?”

Chat LINE dari Dicky, sahabat SMP saya, masuk hari Rabu, 2 Desember. Baru saya buka hari Kamis, 3 Desember. Nyeselnya bukan main. Lahir-batin.

Saya sedang KKN di Sentolo, Kulon Progo sejak 2 November lalu. Di sini signalnya kaya ABG, labil. Jadi kalau komunikasi via SMS, atau WhatsApp. Buka LINE buat nunggu pesan masuk aja bisa sampai ngantuk. :| *ini bisa update blog aja dengan perjuangan kabur ke daerah Pengasih, untuk ke cafe, sekalian rapat program.

Bu Hariyanti adalah guru Bahasa Indonesia yang luar biasa baik, sesedih itu saya mendengar kabar kalau beliau sudah menghadap Yang Maha Kuasa. Beliau adalah guru yang benar-benar digugu dan ditiru. Seorang pahlawan tanpa tanda jasa. Kalau bukan karena beliau, I wouldn’t be someone who I am right now. Like, really.

Saya orangnya doyan cerita, doyan ngobrol. Disaat semua guru merasa terganggu dan mengekspresikannya dengan melempar penghapus papan tulis ke meja saya atau menyuruh saya untuk keluar dari kelas, Bu Hariyanti malah melihat potensi saya dan mengarahkan saya ke arah yang benar.

Bersama beliau, saya dan teman-teman menjadi pelopor berdirinya Teater SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta (SMP Muga). Kami difasilitasi untuk maju pementasan di 0km, ikut perlombaan di sana-sini, membuat pementasan intern, mengadakan perlombaan teater antarkelas, dan lain sebagainya.

Beliau yang selalu memotivasi saya, mendengarkan ide-ide saya dengan penuh semangat dan berusaha untuk merealisasikannya. Beliau adalah sosok yang luar biasa. Dan ketika beliau tidak ada, saya sedang tidak di Yogya. Hari itu, tiba-tiba menjadi kelabu. Rabu Sendu.

Hanya doa yang dapat saya kirimkan kepada beliau. Hanya ucapan terima kasih yang bahkan tidak dapat didengar oleh telinga beliau sendiri, yang dapat saya ucapkan. Hanya perjuangan untuk negeri yang mampu saya berikan sebagai wujud bakti saya kepada beliau.

2015-12-05

Selamat jalan, Bu. Kami akan teruskan perjuangan Ibu. Baik-baik di Sana nggih, Bu. Kami sayang Bu Hari.

Kami yang kehilangan,

Alumni Muga’08

photo source: https://www.facebook.com/miq.jogjasyamsundm?pnref=story

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s