Gemuruh Gaduh Hatiku Mengaduh..

Berani mengadakan pertemuan dengan orang baru, juga harus siap dengan kemungkinan perpisahan yang menyisakan pilu. Sekarang bisa memilikimu, juga harus siap dengan risiko nanti kehilanganmu.

Bahasan tulisan ini sebenernya sangat luas, karena pertemuan itu ngga melulu soal “aku ditambah kamu sama dengan penghulu”. Bisa jadi pertemuan persahabatan, sejawat, rekan kerja, dan lain sebagainya. Tapi, tulisan ini akan saya kerucutkan hanya membahas tentang pertemuan dan perpisahan dua insan yang memadu kasih. *benerin kerah*

Setiap orang datang ke kehidupan kita itu bukan tanpa alasan, pasti ada maksud dan tujuan. Mereka pasti akan memberi manfaat pada kita, apapun dan sekecil apapun itu. Mereka pasti akan memberi pelajaran buat kita. Tergantung kita aja menyikapinya gimana, bisa memaknai kehadiran dia atau ngga. Dan ketika kita berpisah, berarti kebermanfaatan orang tadi dinilai sudah habis atau disimpan untuk lain waktu.

Nah, biasanya perpisahan ini yang bikin ‘nyesek’, bisa sampai mempengaruhi kesehatan dan karir kita (for some people, sih). Dan ngga jarang ada yang menyalahkan Allaah atas pertemuan yang dulu disyukuri. Biasa kan, manusia kalau udah kepentok dan belum bisa legowo, kerjaannya nyari kambing hitam, kalau ngga nemu siapa yang bisa disalahkan, terus menuding Allaah karena dulu udah mempertemukan sama si dia.

Sebenernya, semua kembali pada kita. Apakah:

A. Akan berangsur-angsur mencari yang bisa disalahkan.
atau
B. Introspeksi diri atas kegagalan yang sudah-sudah.

Percayalah, di dunia ini ngga ada yang sia-sia, ngga ada yg mubadzir, meskipun manfaatnya baru bisa dirasakan setelah sekian lama, dan bisa aja bukan kamu yang menikmatinya. Daun berguguran aja bisa jadi pupuk, but it needs time. Binatang mati jutaan tahun, nantinya bisa jadi bahan bakar. Sama seperti dia yang hadir di kehidupanmu, ngga akan sia-sia kalau kamu bisa memaknainya secara positif dan mau bersabar.

Ngilu atiku, tatu mergo sliramu..

No, no. Bukan dia yang jahat dengan pergi meninggalkan kamu. Memang sudah saatnya pergi, karena mungkin kebermanfaatan dia di Mata Allaah sudah habis untukmu atau disimpan untuk lain waktu. Pohon ngga akan marah sama daun ketika daun itu pergi dari batangnya dan terbawa angin, jauh dari pohonnya. Daun pun ngga akan menyalahkan pohon karena tetap berdiam diri membiarkan daun dibawa angin, menjauhi pohonnya. #filosofiPohon #asik

Dalam suatu hubungan, pasti semua ambil bagian dalam suatu kesalahan. Kan yang menjalani berdua, jadi ngga mungkin kalau salahnya cuma “dipek” sendiri. Jadi, coba untuk introspeksi dan mewanti diri untuk ngga mengulang kesalahan untuk yang kedua kali.

Cobalah untuk legowo, atau bahasa Inggrisnya, try to let go..

Berbahagialah karena udah dipertemukan dengannya, karena udah dikasih pelajaran yang berharga. Dan jangan bohongi dirimu yang dulu sempat bahagia dengannya, atau malah pura-pura amnesia kalau dulu pernah kenal sama dia, atau pura-pura gila setiap kali temen kamu nyebut nama dia. Akui aja, dia dulu berarti untukmu, meskipun arti dia bagimu sekarang udah berbeda. Iya, kamu dulu pernah bahagia sama dia, tapi sekarang kamu lebih bahagia karena bisa belajar banyak dan terlepas dari keburukan sebelum ‘ijab dan salaman’. ;)

Moving on doesn’t mean erasing memories. – @catwomanizer

Berhenti menyalahkan Allaah, “kenapa aku dipertemukan sama orang jahat kaya dia yaa Allaah?” Halo? Dulu beryukur, kenapa sekarang kufur? Percaya sama Allaah, jalan yang dipilihkan Dia itu yang terbaik untukmu. Jangan berburuk sangka pada Allaah.

IMG_1493

Bersiaplah untuk pertemuan selanjutnya, dan jangan salahkan siapa-siapa ketika terjadi perpisahan. Syukuri setiap detik kebersamaanmu dengannya, jaga dan sayangi dia, selagi bisa. Siapkan hatimu untuk berjuang mempertahankannya, dan jika gagal, itu bukan salah siapa-siapa. Berhenti gelisah, berbahagialah. :*

Semoga pertemuan antara mata kamu dengan tulisan ini juga membawa manfaat. :)

One thought on “Gemuruh Gaduh Hatiku Mengaduh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s