Jaga tapi Tidak Terjaga

Harusnya sih sekarang saya ada di Bangsal Anggrek buat nge-follow up pasien. Tapi apa daya, energi terkuras habis setelah semalaman jaga VK (Verlos Kamer/Kamar Bersalin) sendirian dan banjir ketuban alias banyak ibu melahirkan.

Mulai dari saya operan jaga, jam 3 sore, udah ada partus (persalinan). Disambung lagi sampai maghrib, dan lanjut lagi jam 10 malam, dan terus ngga berhenti sampai jam 3 pagi. Sekali partus bisa memakan waktu 3 jam (mulai dari kala 2 sampai kala 5 alias mencuci baskom dan alat-alat partus). Baru aja residen saya mengingatkan, “dek jangan lupa ya nanti jam 4 pagi cek denyut jantung janin (DJJ) pasien bed 3 sama 4, sekalian tanda-tanda vitalnya (TTV).” Eh dapat telpon dari Bangsal Anggrek kalau ada ibu melahirkan. Ngga jadi tidur deh barang sejam.

Selepas bantu dokternya jahit jalan lahir ibu tadi, saya kembali melakukan tugas kala 5 (cuci-cuci). Barusan selesai, eh ibu di bed 3 udah menunjukkan tanda-tanda persalinan. Yaudah, batal juga buat tidur (waktu itu udah jam 6 pagi). Karena ada luka robekan yang lumayan berat di ibu tadi, saya selesai kala 5 sekitar jam 8, dan dilanjut ikut konferensi klinis sampai jam 10, dan disambung dengan tutorial dengan konsulen sampai jam 12 (alias detik ini).

Bener-bener deh jaga kali ini super melelahkan jiwa dan raga. Belum pernah dapat partus beruntun seperti semalam. Bahkan waktu nge-asistenin residen buat ngejahit jalan lahir aja saya hampir tidur sambil berdiri (serius). Mana sebelum jam 3 sore (awal jaga) itu saya belum sarapan dan makan siang karena ngga sempat, saya nemenin Nuri jaga VK pagi (jam 7-3sore). Jadi, kemarin cuma makan sekali, itu aja dibelikan Kak Sindhu dan Nuri buat makan malam. :)

Pagi ini juga ngga bisa sarapan karena kegiatan yang sudah saya jabarkan di atas. Dan waktu sampai asrama, langsung mandi, ambil 1 bungkus roti, buka laptop, blogging. -______________-

Pingin tidur banget, tapi ngga tau kenapa godaan blogging sungguh tak tertahankan, meskipun cuma ngepost hal ngga penting begini. Huf. Maafkan sudah membuang waktu berharga Anda……..

2 thoughts on “Jaga tapi Tidak Terjaga

  1. woww… semangat ya jaganya.. hidup adalah perjuangan.. tanpa jaga seperti ini tdk akan ada cerita indah, dari keringat sndri, yang bangga untuk diceritakan dan menginspirasi orang lain. good luck!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s